( Sebuah Cerpen ) Nothing is Impossible if You Consistence Positif and Fine Action (NIYCPFA), Perjuangan Seorang Santri Biasa yang Gigih Mengejar Impian Berkuliah di Kampus Negeri.
Pada saat itu aku masih mengenyam pendidikan di Pesantren Darussalam Ciamis Jawa Barat. Saat itu aku
sedang duduk termenung di depan lemariku bersama juga ada teman-temanku di
kamar itu hari terus berjalan dan akhirnya berbagai kegiatan di sekolah pun
sudah selesai termasuk ujian nasional.
Aku merasa bosan karena
banyak gabutnya akir-akhir ini tetapi ada suatu pengumuman yang mungkin spesial
karena hari ini adalah pengumuman SNMPTN (seleksi nasional masuk perguruan
tinggi negeri). Di sore hari ini sebentar lagi pengumuman pada pukul 17.00
namun hp ku tidak ada kuota internet dan aku pun menghadapi pengumuman ini
biasa saja karena jika dapat ya alhamdulillah dan kalau tidak pun mungkin belum
rezeki ku. Aku juga penasaran dengan pengumuman SNMPTN ini lalu aku bergegas ke
temanku yang ada di asrama ibnu taymiyah yaitu asramanya anak-anak MAN program
keagamaam, disana basa-basinya ya mau main aja sambil pinjem hp buat internetan
atu teathring hehe, disini tidak mengapa membawa hp karena proses
pembelaaran di sekolah telh selesai dan ini juga agar memudahkan proses
pendaftaran kulian dan sebagainya... setelah aku serching dan otak-atik
ternyata belum bisa hemm aku pun kembali ke asrama ku di sibawaihi atas lalu
seperti biasa bercengkrama dengan teman-teman dan yang pasti banyak bercanda
hehe biasa namanya juga santri butuh hiburan.
Terdengar suara tawa dari ruangan
sekretariat kemda yang sepertinya begitu bahagia ternyata mereka teman-temanku
ada yang lolos SNMPTN alhamdulillah, ada dua teman ku yang lolos di IPB Bogor
MasyaAlloh juga yang lainnya ada yg lolos di UIN syarif hidayatullah jakarta,
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan universitas negeri lainnya, mendengar itu
semua aku bersyukur dan sungguh senang atas keberhasilan mereka. Rasa
penasaranku pun terus menjadi, ketika itu aku meminjam hp temenku kusnandar
lalu aku pun menyambungkan dengan hotspotnya dan segera ku buka ternyata alhamdulillah
wa syukurillah masyaalloh nikmat Alloh yang mana yang kamu dustakan..
Aku lolos di salah satu perguruan
tinggi negeri di yogyakarta pada pilihan pertama yaitu UPN “Veteran” Yogyakarta
pada jurusan S1 ilmu komunikasi. Aku pun bersujud dan sontak saja teman-temanku
yang mendenar dan melihat ku diterima mengucapkan selamat dan menyalami aku
alhamdulillah mudah-mudahan dengan diterimanya diriku maka bisa menjadikanku
orang yang lebih baik, bisa bermanfaat dan juga mendapat keberkahan serta ridho
Alloh SWT aamiin..
Meskipun kegiatan pembelajaran
dan ujian-ujian di sekolah telah selasai tetapi untuk berbagai kegiatan dan
agenda pesantren masih berjalan dan masih banyak. Satu agenda pesantren yang
wajib diikuti oleh seluruh angkatan kelas 12 MAN/SMAP adalah kemah dakwah yang
mana selama satu minggu akan berada di luar pesantren sebagaiman yang telah di
sepakati yaitu di desa selasari kecamatan kawali. Panitia dan anggotanya adalah
dari kami kelas 12 semua karena di sini kami akan belajar mengabdi di masyarakat
dengan belajar berdakwah di tengah-tengah masyarakat. Seiring berjalannya waktu
dan persiapan untuk kemah dakwah telah siap maka pada hari ahad kami semua
berangkat menuju desa selasari dengan riang gembira. Sebelum berangkat ada
pelepasan terlebih dahulu yaitu dengan melaksanakan upacara formal pelepasan
yang di buka oleh ibu pengasuh. Alhamdulillah acara pelepasan pun berjalan
dengan lancar lalu kami semua menyiapkan alat-alat dan segala kebutuhan lainnya
ke dalam truk. Setelah semuanya siap maka truk pun berjalan. Dalam perjalanan
ini kami sangat menikmatinya dan beitu bahagia, saling bercanda serta tertawa
lepas sambil menikmati kebersamaan ini yang mungkin kami akan segera berpisah
setelah kelulusan nanti ketika sudah menjadi alumni dari Pondok Pesantren
Darussalam Ciamis.
Alhamdulillah rombongan kemah
dakwah telah sampai di desa selasari, kami bergegas menurunkan semua
barang-barang yang ada di truk untuk di pindahkan. Setelah semua barang-barang
telah dikeluarkan dari dalam truk maka kami semua langsung meyiapkan alat-alat
maupun barang yang akan menjadi tempat perteduhan, diantaranya tenda pleton
yang di pinjam dari kodim, selain itu ada sebagian kami pun yang membersihkan
rumput-rumputnya karena pada saat itu rumput lebat sekali namun sudah di babat
jadi tinggal mengumpulkannya untuk di buang. Selanjutnya kami semua bergegas
untuk mendirikan tenda pleton yang besar itu dan juga dibarengi dengan
bimbingan dari tentara langsung. Kerjasama dan kebersamaan itulah yang membuat
kami semua semangat tanpa lelah dan mendorong untuk terus bertahan tanpa putus
asa, berbagai rintangan dan tentunya letih yang menerjang di tengah teriknya
matahari pada saat mendirikan tenda pleton tidak membuat kami putus asa
walaupun berkali-kali tetapi kami bisa mendirikan tenda pleton tersebut dan
juga diantara kami ada yang telah berpengalaman pada urusan seperti ini ya
mereka adalah anak pramuka.
Pada saat itu jam menunjukkan
pukul 11.30 yang mana cuaca sangat terik begitu pun dengan kami yang seperti
mandi keringat tapi ya di nikmati saja. Alhamdulillah dalam waktu kurang dari
dua jam untuk dua tenda pleton telah di berdirikan dan kami pun beristirahat
sejenak untuk melepas lelah dan letih ini. Ternyata dari semenjak kami
mendirikan tenda pleton telah berada di tengah-tengah kami Aang dan ibu una
yang selalu memberikan arahan dan semangat kepada para santrinya, juga ada
dewan guru lainnya. setelah kami selesai beristirahat lalu agenda selanjutnya
setelah ashar adalah silaturahim ke masyarakat, untuk sekarang aku dan yang
lainnya menyiapkan diri masing-masing.
Gerah dan gatal itulah yang
menyelimuti sekarang, selepas solat dhuhur aku dan temenku bengbeng bergegas
mencari tempat untuk mandi dan kami mendapati walungan yang tidak berada jauh
dari tempat kemda, disana kami mandi dengan gembiranya karena sebelumnya sangat
gerah sekali hehe. Setelah mandi maka kami segera menuju tempat semula lalu
ikut bersilaturrahim ke masyarakat setempat, alhamdulillah warga menerima kami
dengan penuh kegembiraan dan ridho terhadap kedatangan para santri dan
santriwan dari ponpes darussalam ciamis untuk mengabdi pada masyarakat melalui
kegiatan kemah dakwah ini. Tak terasa langit mulai mengitam dan matahari pun
mulai menanamkan cahayanya ke permukaan bumi, suara kumandang adzan pun terdengar
tanda waktu maghrib tiba, setelah bersilaturrahim kami bergegas segera
menuju masjid untuk melaksanakan ibadah solat maghrib berjamaah, Senyup tenang
menyelimuti setiap insan yang selalu mendekatkan dirinya di hadapan sang maha
kuasa Alloh SWT.
Di malam hari ini aku akan
berpindah tempat untuk tinggal di masjid karena disini aku di tugaskan sebagai
pemelihara kemakmuran masjid (PKM) bersama seorang temanku bengbeng. Di desa
selasari tempat kemda ini ada 2 masjid yang berada di bawah dan atas, yang bawah
berada tepat di dekat tempat perkemahannya sedangkan yang atas tidak cukup jauh
yaitu berada di atas yang mana disini lah aku dan temanku di tugaskan dan yang
bawah adalah khusus untuk jamaah putri maka PKM nya pun 2 orang dari putri
yakni teman se pengurus ku juga hanifah dan dea selviana. Setelah aku dan
temanku pindah ke atas maka kami segera beristirahat karena tadi siang kami
semua sangat lelah dan butuh istirahat yang cukup di tambah lagi besok pagi
adalah hari pembukaan kemah dakwah (kemda) yang akan dilaksanakan di aula desa
selasari yang akan dihadiri oleh RT RW, masyarakat sekitar dan pengasuh ponpes
darussalam ciamis. Setelah agak lama berbincang-bincang maka kami pun segera
merbahkan diri dan memohon kepada sang maha kuasa agar acara besok dan
selanjutnya diberikan kelancaran dan keberkahan aamiin.
Keesokan di pagi hari kami semua
bersama-sama menuju tempat pembukaan di aula desa dan ada juga yang telah
disana untuk menyiapkan berbagai keperluan acara tersebut, di samping itu aku
di tugaskan sebagai pembaca kalam ilahi pada saat pembukaan acara nya tersebut.
Alhamdulillah tabarokalloh acara pun akan segera di mulai dan tamu undangan
beserta segenap keluarga darussalam pun telah hadir begitupun dengan kami para
santri yang telah siap mengikuti rangkaian agenda pembukaan ini. Pada rangkaian
pertama adalah pembacaan ayat suci Al-Quran yan akan dibawakan oleh saudara
yoga dirgantara yap itu adalah aku sendiri, dengan berbekal persiapan
beberapa menit yg lalu aku maju untuk melantunkan ayat suci A-l-Quran yang maha
agung ini dan mudah-mudahan lancar tidak gugup juga hehe.
A’udzubillahiminasyaithonirrojiim..........
Shodaqollohul’adziim...............
Setelah melantukan ayat suci Al-Quran maka
berlangsung ke rangkaian yang lainnya yaitu sambutan dan lain sebagainya.
Alhamdulillah acara selesai dengan berjalan lancar.
Berhari-hari selama seminggu kami
akan disini dalam kemda, berbagai kegiatan mulai dari bersilaturrahim kepada
masyarakat,bersosialisasi,mengajar anak-anak TK/TPA, ngajar anak SD/MI,hingga
MTs. Begitu menyenangkannya bagi kami karena yang demikian itu memiliki rasa
kepuasan yang berbeda yang mana disini aku dan kawan-kawan semuanya belajar
untuk ikhlas,sabar,jujur, belajar bagaimana hidup di masyarakat dan masih
banyak lagi. Betapa indahnya waktu itu akan kenangan yang sangat banyak dan
tidak bisa dilukiskan dengan apa-apa, persahabatan kami disini menjadi lebih
kuat,sangat erat,lebih peka,saling sadar dan disini segalanya ada dan itu
merupakan suatu hal yang sungguh luar biasa yang mungkin tidak ada di lain
kesempatan hanya satu kali seumur hidup, bersama dengan para sahabat se
pesantren yang mana kebersamaan dan keakraban ,seperjuangan ini tak akan kami
temui lagi setelah lulus dari pesantren yang amat luar biasa ini,ya sahabat seperjuangan
yang sudah kami anggap sebagai keluarga sendiri tanpa membeda-bedakan apa-apa.
Di tengah berlangsungnya kegiatan
kemda, aku mendapat info dari web kampus bahwa akan ada nya sanggah ukt bagi
yang biaya ukt nya tinggi. Ku lihat pengumuman besaran ukt ku di website kampus
dan ku lihat betapa tercenganya aku setelah melihat betapa besarnya biaya ukt
persemester yaitu tertinggi yang mana hampir tujuh juta rupiah, masyaalloh aku
harus bagaimana ini kenapa ukt ku bisa sebesar itu dalam benak ku bahwa aku
harus mencari bagaiman pun caranya agar ukt ku turun drastis. Ternyata di kolom
selanjutnya ku lihat bahwa bagi yang ukt nya tinggi bisa mengajukan sanggahan
alhamdulilah mudah-mudahan Alloh senantiasa memudahkan jalannya ini
aamiin.
Sebelum proses sanggah ukt bahwa
aku harus mengisi data pribadi di website kampus, maka Keesokan hari pagi pagi
banget yaitu pukul 06.00 pagi aku segera berangkat dari kemda menuju pesantren.
Segera aku mencari berkas-berkas yang ada lalu pergi ke warnet di saat sedang mengisi
koneksi nya error lagi, apalgi hari ini adalah deadline nya hemm hikshikshiks.
Tapi aku tetap optimis bahwa aku bisa melewati ini semua dan ku cari lagi
warnet lainnya alhamdulillah ku temui warnet pendora yang juga tidak jauh dari
areal pesantren segera ku buka website kampus dan ku isi dengan penuh ke
hati-hatian semoga lancar dan berkas yang ku bawa semoga memenuhi
pertanyaan-pertanyaan maupun data yang nanti ada di pengisian. Ternyata masih
ada trouble masyaalloh apalagi ini ya, data pun masih ada beberapa yang kurang
lalu segera ku pergi sebentar ke sekolah ku SMA Plus dan aku minta beberapa
data-data yang ku butuhkan untuk pengisian data pribadi mahasiswa baru di
website kampus.
Alhamdulillah setelah selesai aku
kembali lagi ke warnet tadi dan ku buka lagi lalu ku masukan data-data yang
kurang, setelah beberapa jam kemudian alhamdulillah prosesnya pun selesai
kemudian segera ku pencet log out dan selesailah proses pengisian data pribadi.
betapa leganya diri ku sekarang, Sejenak aku kembali ke asrama pondok dan
beristirahat setelah lamanya pengisian data diri seakan dibuatnya pusing tujuh
keliling dan lemas rasanya karena takut kehabisan waktu, ketika sebelum
masuknya waktu dzuhur muncul lah temanku dari kemda juga si fikri mulfi
ternyata beliau pun pusing katanya sumpek di kemda terus sehingga pulang dulu
ke asrama untuk menghilangkan penat mungkin, sedangkan aku karena ada keperluan
mendesak. Setelah dzuhur kami kembali ke kemda dengan menaiki bis mini yang
arah ke kawali.
Tiba di kemda kami seperti biasa
kembali ke kegiatan seperti biasa, baru ditinggalkan satu hari penuh
teman-temanku sudah rindu dan menayakan kemana aku padahal kan tadi pagi aku
udah pamit hehe, apalagi temanku yang satu partner DKM ku si bengbeng udah nanyain
mulu wkwk, ya begituah kalo persahabatan ditinggal sebentar sudah rindu hehe.
Kegiatan demi kgiatan telah kami
lalui dan kajian maupun pengajian banyak berlangsung di tengah masyarakat, di
agenda malam ini adalah pengajian rutin di masjid disini aku dan bengbeng
menjadi petugas acara pengajian ini aku sebagai Qori dan bengbeng sebagai
moderatornya, berbagai makanan berseliweran betapa banyaknya dan ahamdulillah
acara pengajian ini di hadiri oleh banyak masyarakat dan juga dari kemda
sendiri.
kemda ini sungguh luar biasa dan
sangat menyenagkan namun, ketika akan selesai nya kemda aku harus pamit lagi
karena aku harus sanggah ukt di kampus yaitu di yogyakarta langsung, betapa
sedihnya aku di tengah keindahan ini aku harus pergi demi masa depanku juga apalagi
malam ini adalah malam penutupan kemda yang juga akan dihadiri oleh para
pimpinan pesantren dan tamu undangan namun mau bagaimana lagi aku harus
pergi...
Segera ku kemaskan
barang-barangku dan pamit kepada para sahabatku, disini aku sangat sedih tapi
aku tak bisa berbuat apa-apa mungkin ini sudah kehendak Alloh SWT. Segera ku
pergi meninggalkan tanah kemda ini, di tengah perjalan ketika di kendaraan aku
tengiang-ngiang ketika di kemda betapa indahnya dan sangat luar biasa tapi
kenapa disaat itu pula aku harus pergi, mungkin ini adalah taqdir. Sesampainya
aku di pondok segera ku siapkan berkas-berkas dan ternyata masih banyak yang
kurang maka aku pun pergi ke ayahku di banjar, disana ayahku juga tidak ada
berkas-berkas yang ku cari melainkan harus pulang ke parigi karena disana ada
semuanya maka kami pun pergi, Karena waktu sudah malam maka akan dilanjutkan
besok saja kata ayahku ya aku manut saja. Aku tinggal bersama nenek sedangkan
bapak ku bersama istri keduanya, ya ayahku dan ibuku telah bercerai sejak 10
tahun yang lalu namun aku bersyukur karena ayahku masih bertanggung jawab
terhadap anak-anaknya. Keesokan harinya pada pagi hari aku segera menelpon ayah
bagaiman perihal berkas-berkas nya alhamdulillah ayah mengiyakan bahwa berkas
nya ada maka segera aku menemuinya, setelah selesai dan di rasa bahwa telah
cukup maka aku pamit kepada ayah untuk segera kembali ke pesantren.
Tak hanya itu, berkasnya masih
ada sedikit lagi yang kurang yaitu surat keterangan sehat dari dokter
kepolisian dan ktp ibuku maka sehabis tiba di ciamis segera ku mencari cari
dimana letaknya itu dokter kepolisian tersebut. Setelah berjam jam aku mencari
kesana kemari berkeliling berjalan kaki alhamdulillah aku mendapati doketr
kepolisian tersebut, aku diperiksa urine dan beberapa saat maka munculah
hasilnya,syukur karena telah selesai berati tinggal ktp ibuku, namun ketika si
dokter tersebut menyampaikan biaya nya betapa tercenganya diri ku bayarannya
dua ratus ribu astaghfirulloh.... dengan berbagai alasan aku tidak ada uang segitu
karna aku hanya bawa 150 ribu, segera ku hubungi ayah namun slow respon terus,
ku hubungi ibu sama juga lalu aku pun menceritakan yang sebenarnya kepada si
dokter kepolisian tersebut alhamdulillah si dokte memaklumi dan seadanya saja
untuk membayarnya. Ku bayarkanlah 150 itu lalu aku kembali ke pesantren dengan
hanya membawa empat ribu yang hanya cukup untuk ongkos naik angkot. Aku pinjam
uang adek kelas ku 50 ribu untuk ongkos pergi ke bandung untuk meminta ktp
ibuku alhamdulillah selama ada kemauan pasti ada jalan pergilah aku ke bandung.
Setelah bertemu ibuku langsung ku
sampaikan maksudku dan keesokan harinya aku kembali ke pesantren untuk
mengambil berkas-berkas yang ku simpan lalu aku segera pergi ke daerah istimewa
yogyakarta, perjalanan kira-kira 8-9 jam. Sesampainya ku di terminal yaitu
pukul 02.00 pagi aku istirahatkan tubuh ini di emperan masjid, keesokan harinya
segera aku pergi ke kampus dengan mengendarai bus trans yogya, setibanya di
kampus segera aku mencari ruang seminar di gedung fakultas teknologi mineral
UPN. Ketika sesampainya disana betapa tercengannya diriku dan aku merasa minder
karena melihat orang lain mayoritas di dampingi oleh orang tua juga memakai
kendaraan pribadi sedangkan aku hanya datang sebatangkara dari kampung pula dengan
kebingungan karena menjalankan ini sendiri namun tidak mengapa aku harus kuat.
Tibalah saatnya aku di panggil
setelah lamanya berjam-jam menunggu dari sebelum dzuhur sampai mau ashar,
alhamdulillah proses interviewnya lancar setelah itu segera ku kembali pulang
ke ciamis. Sesampainya di pesantren teman-temanku sudah pada ada dan sedang
bersantai karena mungkin juga lelah selepas kemda, aku bersyukur karena semua
ini berjalan dengan lancar baik urusan ku maupun di kemda.
Keesokan harinya aku kembali sekolah,
seminggu kemudian tibalah pengumuman ukt tetap bagi yang melakukan sanggah
beberapa waktu yang lalu maka aku izin untuk memakai komputer sekolah setelah
ku buka masyaalloh maka nikmat Tuhan yang mana kah yang kamu dustakan disitu
langsung ku bersujud syukur bahwa ukt ku turun jadi hanya satu juta saja
persemesternya.
Tak lama setelah pengumuman itu
aku harus pergi lagi ke yogya untuk melakukan registrasi mahasiswa baru dan
juga harus membayar ukt semester pertama, kemudian aku persiapkan berbagai
keperluan untuk itu semua dan juga tidak lupa izin restu kepda ibuku lewat
handpone dan juga pamit kepada semuanya juga tak lupa ke pimpinan yaitu Ang
icep dan bu una untuk meminta izin dan doa nya, setelah itu langsung ku pergi
ke parigi untuk menemui ayah. Disana ternyata ayah ku akan pergi ke
banyumas karena neneku akan di bawa ke rumah sakit innalillahi ada apa lagi
ini,di tengah perjalann pun aku berhenti dan ikut dengan ayah dan kaka ku
beserta bibi ke rumah sakit menaiki mobil yang ayahku pinjam ini, di mobil aku
di marahi oleh ayah karena aku lama sekali sampainya dan ayah telah menunggu ku
dari lama, aku pun hanya bisa diam dan menunduk tanpa berkata kata dengan air
mata yang membendung. Dan sedihnya juga ketika turun di tengah jalan itu aku
kehabisan uang tak sepeser pun sehingga aku harus bagaimana untuk naik ojek
sedangkan aku kurang tau dimana letak kendaraan ayah, namun alhamdulillah ada
orang yang berbaik hati sehingga memberiku tumpangan.
Sesampainya di rumah sakit
banyumas kami segera menengok nenek yang mana telah sampai sebelumnya karena
diantar oleh ambulan, betapa herannya aku dan kasihan kepada nenek yang
kondisinya telah memprihatinkan apalagi pikirannya yang kurang sehat mungkin
karna sedikit terganggu semoga cepat sembuh ya nek betapa sedihnya diriku. Aku
akan ke yogya besok pagi kata ayahku karena sekarang telah larut malam. Ketika
shubuh datang maka bergegas ku tunaikan solat dan ku letakkan muka ini yang
penuh dosa di hadapan-Nya dan segera ku diantar ayah menuju loket bis yang tujuan
yogya.
Perjalanan dari banyumas
yogya sekitar lima jam, aku sampai di terminal yogya yaitu pukul 11.00 lalu ku
lanjutkan dengan naik bus trans yogya, karena sebelumnya aku kurang tau
mengenai letak kampus 2 maka aku tersesat dan kejauhan. Tapi tak mengapa aku
akan berjalan kaki saja agar menghemat uang yang dibawa secara pas-pasan ini.
Tibalah di kampus 2 di ruang seminar fisip jam 11.30.. setelah agak lama
menunggu maka aku adalah yang terakhir di panggil dan suasana sudah mulai sepi
dan ketika aku tanda tangan ternyata aku registrasinya adalah no urut pertama
disini pula aku agak sedikit kena omelan dan marah karena aku telat datangnya
maka aku terima saja karena memang iya benar aku telat.
Alhamdulillah registrasiku telah
selesai dan berjalan dengan lancar akhirnya aku bisa kembali lagi ke pesantren.
Sesampainya di pesantren diriku langsung sujud syukur betapa nikmatnya dan
banyak nya proses ini, rintangan dan lain sebagainya adalah bagian dari ikhtiar
dan sekarang adalah tawakkal, sekarang aku resmi jadi mahasiswa kampus negeri
di yogyakarta dan ini adalah perjuangan awal, masih banyak rintangan yang akan
dan harus aku hadapi di kemudian hari, kuncinya adalah mau berusaha dan selalu
ingat dan berdoa kepada yang memiliki kekuasaan ini. mudah-mudahan awal
dari perjuangan ini membuahkan hasil yang memuaskan juga mendapat Ridho Alloh
SWT.
Comments
Post a Comment