Bingung


Siang menjelang sore itu
Ku hendak melakukan maksiat
ku buka medsos sebagai pemuas nafsu
Tapi, ketika ku buka di sela-sela itu ternyata
Muncul sebuah video yang amat menggetarkan diriku
Ceramah ustadz abdul somad yang menyidir dengan keras

Betapa terperanjak nya aku
Termenung..
Menatap wajah-wajah melas dari ibu dan keluarga
Dengan harap-harap cemas..
Ku teringat betapa hina nya aku
Betapa jeleknya diri ini, ku masih bermaksiat dihadapan-Nya

Orang tak tahu mengenai aku
Mereka hanya tahu bahwa aku seorang yang baik
Tapi diriku sendiri bergelimang dosa
Ntah sampai kapan aku begini
Fasik, ya itulah sebutan yang pantas untuk ku

Betapa rindunya aku akan nasehat mu
Akan suara-suara bijak nan elok mu
Petuah dan amarahmu yang selalu mengingatkanku
Kau lah ibu ku..

Di samping ibu aku pun butuh peran sahabat
Betapa ku butuh engkau sahabat baik
Tapi kau bagaikan atom di tengh lapang yang amat luas

Sulit sekali, tapi ku mengerti akan hal ini
Ku ingin terbebas dari belenggu ini
Ku ingin lompat dari masa ku sekarang
Ku butuh seorang pemberi semangat di dekatku
Betapa indahnya persahabatan
 yang saling mengingatkan akan kebajikan

Akankah aku bisa mengubah perbuatan buruk ku ini
Maka apa yang aku harus ku lakukan, bingung
Sungguh bingung.. kepala ku pun tertunduk
Lalu adakah sahabat yang mau mengajak ku berbuat baik
Dan mengatarku ke surga-Nya...


Karangan yoga dirgantara
Di tengah karpet hijau senja kala itu


Comments

Popular posts from this blog

MAKALAH WIDYA MWAT YASA

Merantaulah dan Lihatlah Dunia

Tambun